Untuk Si Perantau

Hei, Perantau.
Sudah berapa lama kamu berjuang?
Terus berjuang, ya.
Jangan menyerah.

Kali ini, aku mau mengingatkan kamu tentang sesuatu
Aku tidak tahu bagaimana respon kamu setelah membaca ini
Tapi, aku peduli. Karena aku pun merasakannya.

Aku mau mengingatkan
Jangan sampai kamu kehilangan dirimu sendiri dalam perantauanmu. Entah sedang melanjutkan pendidikan atau bekerja.

Di tanah perantauan, kita mungkin akan mendapat “penghakiman” dari sekitar kita. Pun saat kita pulang kembali ke kampung halaman.

Tapi…
Jangan lupa bernafas
Jangan lupa untuk mengingat kembali jati diri kamu, siapa kamu dulu, dan tujuan hidup kamu.
Bukan untuk kembali menjadi pribadi yang lama, yang mungkin belum sebaik sekarang. Bukan.

Tapi, untuk menghidupkan kembali hati dan jiwa yang sudah “tercemar” oleh kejamnya social judgemental di sekitar kita.

Singkatnya, silakan berpetualang. 
Pergilah sejauh yang kamu mau. 
Tapi ingat, jangan lupa pulang ya.




Comments

Translate